1 November 2010

SUDAH GENAP

Sumber : Elia stories

Perkataan Keenam dari Kristus Di Atas Kayu Salib*

oleh: Pdt. DR. STEPHEN TONG

Nats : Yohanes 19:29-30

"Di situ ada suatu bekas penuh anggur asam. Maka mereka mencucukkan bunga karang, yang telah dicelupkan dalam anggur asam, pada sebatang hisop lalu mengunjukkannya ke mulut Yesus. Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: 'Sudah selesai.' Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya." Injil Yohanes 19:29-30 (TB-LAI)

Kalimat-kalimat yang diucapkan Tuhan Yesus di atas kayu salib mempunyai arti tertentu yang unik dan berhubungan begitu erat dengan seluruh penebusan bagi manusia. Waktu kita menguraikan, memikirkan, dan merenungkan ketujuh kalimat ini, maka seolah-olah kita menjelajah masuk ke dalam tempat Maha Suci Allah.

Apa yang dianggap habis oleh manusia adalah satu permulaan dari tindakan Allah. Pada waktu manusia mengalami kesulitan yang terbesar, timbullah pengharapan yang baru. Pada waktu manusia sudah mengalami satu kepedihan yang paling tuntas, di situlah kemenangan hidup rohani tiba kepada orang itu. Tuhan Allah berfirman: "Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman Tuhan. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu" (Yes. 55:8,9). Bagi konsep manusia, setiap hari di mulai dari pagi, lalu siang dan diakhiri dengan malam. Bagi Tuhan Allah, setiap hari dimulai dari malam diakhiri dengan siang. Konsep ini adalah filsafat dan pikiran dari Tuhan Allah sendiri. Cara manusia hidup dalam dunia adalah mulai dengan pagi, diakhiri dengan malam yang gelap, tetapi cara Allah adalah kebalikannya. Kitab Kejadian menuliskan hal ini dengan kalimat "...jadilah petang (malam) dan jadilah pagi, maka itulah hari pertama...dst."

Manusia memulai dengan sukacita, diakhiri dengan dukacita. Manusia berbuat dosa sebanyak-banyaknya, akhirnya dihukum di dalam neraka. Cara Allah memulai adalah dari kegelapan malam, lalu diakhiri dengan terang siang. Kristus lahir di dunia pada malam yang gelap dan mati pada waktu siang. Barangsiapa yang mengerti cara Allah bekerja, orang itu akan mengerti perkataan Kristus yang keenam di atas kayu salib: "Sudah genap!" Jika Kristus tidak mengalami kesulitan dan malam yang paling gelap, maka tidak ada sinar cahaya yang bisa datang kepada-Nya. Jikalau Kristus tidak mengalami sengsara dan kematian, maka tidak ada kebangkitan yang datang kepada Dia. Jikalau Kristus tidak mengalami pengaliran darah dan penyerahan jiwa, maka tidak ada mahkota kemenangan atas kematian yang bisa diberikan kepada-Nya. Hanya sesudah Kristus berteriak: "Eloi, Eloi, lama sabakhtani?", barulah Ia bisa mengatakan: "Tetelesthai! Sudah genap!"

Setelah mengatakan: "Sudah genap!", tidak lama kemudian Yesus Kristus menundukkan kepada, menghembuskan nafas terakhir dan hari mulai senja. Pada waktu hari mulai senja, kemenangan mulai dinyatakan. Pada waktu kegelapan akan datang, Dia sudah bersedia menjelajah ke dalam kemenangan yang agung. Kristus berseru pada waktu matahari mulai turun, Dia berseru pada waktu matahari mulai terbenam: "Tetelesthai!" Pada waktu pukul 9 di mana matahari mulai naik, Ia meminta pengampunan bagi manusia (Luk. 23:24). Pada waktu jam 12, di mana matahari bersinar paling terik, Dia mengalami kegelapan yang terbesar dan berteriak: "Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?" (Mrk. 15:34). Pada waktu pukul 3 sore di mana matahari mulai turun, Dia mengatakan: "Sudah genap!" (Yoh. 19:30). Kemuliaan dan kemenangan Allah di dalam Kristus, bukan dinyatakan sesudah Kristus bangkit, tetapi sudah dinyatakan sebelum Kristus menghembuskan nafas yang terakhir. Jikalau Kristus mati di dalam kegagalan dan setelah itu baru ada cerita tentang kebangkitan, maka kita boleh ragu-ragu akan kebangkitan dalam Kristus. Tetapi kebangkitan orang percaya dalam Kristus merupakan satu hal yang pasti terjadi, karena sebelum mati Kristus sudah mengatakan: "Sudah genap!" Ucapan keenam ini merupakan ucapan yang amat bermakna dan berharga.

Sebelum menyerahkan jiwa-Nya kepada Allah, Kristus yang agung, berani, dan berhasil, sudah melihat kemenangan-Nya di dalam kepedihan dan kebahayaan yang paling dahsyat. Jikalau kita membandingkan perkataan Kristus di atas kayu salib dengan perkataan semua orang yang paling agung di dunia pada segala zaman, maka kita akan menemukan perbedaan yang terlalu besar. Bandingkanlah semua perkataan dari Hannibal, Mao Tse Tung, Stalin, Kennedy, Genghis Khan, Charlemagne, Napoleon, atau perkataan terakhir siapapun dengan perkataan terakhir dari Kristus. Kristus berkata: "Sudah genap!".

Di dalam perkataan keenam tersimpanlah segala pengharapan orang Kristen yang beriman kepada Yesus Kristus. Ucapan: "Tetelesthai!" bukan berarti sudah hancur atau habisnya sesuatu, tetapi satu teriakan kemenangan. Seperti teriakan seorang pelari yang mencapai garis akhir dan memenangkan perlombaan. Sepanjang jalan yang letih dan payah di dalam perlombaan yang penuh dengan keringat dan kecapaian di dalam seluruh urat, daging dan seluruh tubuh, pada waktu melewati saat terakhir melewati batas akhir, berhentilah segala letih lesu dengan perkataan: "Sudah genap!" Inilah kalimat teragung yang pernah diucapkan oleh manusia di dalam seluruh sejarah. Di dalam perkataan "Sudah genap!" ini, air mata Anda harus berhenti, beban Anda harus diletakkan, sikap hidup yang pesimis harus berubah menjadi penuh dengan pengharapan, karena Kristus mengatakan kalimat ini di atas kayu salib.

Perkataan pertama Tuhan Yesus di kayu salib adalah: "Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat." Di sini kita melihat akan cinta kasih yang tidak ada bandingnya. Kalimat keempat: "Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?" (Mat. 27:46), menyatakan siksa yang tidak ada bandingnya. Kalimat keenam: "Sudah genap!", merupakan kemenangan yang tidak ada bandingnya. Kasih yang tidak ada bandingnya, sengsara yang tidak ada bandingnya dan akhirnya datanglah kemenangan yang tidak ada bandingnya.

Dari sudut yang lain, kita dapat mengerti akan perkataan pertama dalam arti kemurahan Allah yang luar biasa. Pada perkataan keempat, kita mengerti akan kemurkaan Allah yang luar biasa. Pada kalimat keenam, kita mengerti satu kuasa Allah yang luar biasa. Dalam kalimat pertama, Kristus menyatakan Allah sebagai Allah yang Maha Murah yang menyediakan pengampunan bagi manusia yang datang kepada Kristus. Di dalam kalimat yang keempat, Kristus menyatakan Allah sebagai Allah yang Maha Adil, sehingga Anak Tunggal-Nya sendiri harus menerima hukuman pada waktu Ia dijadikan berdosa mengganti Anda dan saya. Pada kalimat keenam, Kristus menyatakan Allah sebagai Allah yang Maha Kuasa. Jikalau tidak berdasarkan kalimat keenam di atas salib, maka tidak akan ada pengumuman agung di dalam Amanat Agung Kristus dalam Mat. 28:18b yang berbunyi: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di surga dan di bumi." Mengenal akan kasih, keadilan dan kuasa Allah adalah unsur pokok dalam gereja yang memberitakan Injil dengan penuh kuasa ilahi.

Salib adalah tempat di mana kasih dan keadilan Allah berjumpa, maka salib merupakan tempat di mana kuasa Allah dinyatakan. Salib adalah titik penerimaan dari murka Allah, maka salib menjadi titik permulaan untuk mengalirkan kasih Allah. Salib adalah titik permulaan di mana kesucian Allah untuk menghukum dosa dinyatakan, maka salib menjadi titik permulaan di mana Allah mengampuni orang berdosa dengan kuasa-Nya yang baru dan ajaib. Allah menciptakan alam semesta dan berhenti dari pekerjaan mencipta pada hari keenam. Kristus mengatakan perkataan di atas salib: "Sudah genap!" Penciptaan digenapkan pada hari keenam dari atas kayu salib. Kesempurnaan kegenapan ini akan dinyatakan seluruhnya dalam kekekalan di dalam perkataan malaikat yang ketujuh (Why. 16:17). Di antara penggenapan-penggenapan ini, ada penggenapan status dan ada penggenapan total. Ada penggenapan kualitatif dan ada penggenapan kuantitatif. Yang sudah dijanjikan, pasti akan digenapi oleh Kristus sendiri. Melalui Anak yang menggenapkan pekerjaan penciptaan, Bapa menciptakan segala sesuatu. Melalui Anak yang menggenapkan karya penebusan, Bapa menyelamatkan manusia. Anak Domba Allah terpuji dan mulia. Biarlah segala zaman tidak melupakan salib-Nya.

"Sudah genap!" Kristus tidak perlu lagi mengulangi salib karena di dalam perkataan-Nya semua sudah selesai. Kristus tidak perlu lagi mengalirkan darah, tidak perlu letih lesu, tidak perlu lagi menerima bilur-bilur, penghinaan, ejekan, diadili, pergumulan doa, air minum, meneteskan keringat seperti darah, mahkota duri, salib dan penghukuman Allah, karena di dalam kalimat ini, semua itu sudah selesai. Inilah satu kemenangan total. Akhir dari perjalanan panjang selama 33,5 tahun dalam dunia. Dalam setiap detik kehidupan-Nya, Kristus bertahan, berjuang dan melawan pencobaan iblis sampai pada detik terakhir di atas kayu salib Ia berkata: "Tetelesthai!" Waktu Kristus meneriakkan kalimat ini, Allah Bapa di dalam surga boleh tersenyum dan melihat ketaatan yang tuntas dari Hamba-Nya yang mengganti dosa manusia.

Semenjak Adam berontak kepada Allah, maka tak ada seorangpun di dalam dunia yang bisa memuaskan tuntutan Allah di dalam ketaatan. Semenjak Adan meninggalkan kehendak Allah, maka semua keturunan Adam hanya tahu memberontak, berzinah, berjudi, tidak setia kepada suami dan berbuat segala kejahatan serta dengan sewenang-wenang mempergunakan segala kebebasan yang sudah Tuhan berikan. Kebebasan yang harus kita pertanggungjawabkan secara pribadi dengan serius di dalam kekekalan!

Allah melihat dan mencari manusia yang taat kepada-Nya. Tidak ada seorangpun yang berbuat baik (Rm. 3:11-12). Manusia berbuat baik dengan motif yang tidak murni dan egois. Allah mencari dengan standard-Nya yang paling suci. Adakah manusia yang sungguh-sungguh mencari dan mencintai Dia dengan setuntas-tuntasnya? Tidak ada. Satu-satunya orang yang dilahirkan dari perempuan yang menggenapi tuntutan Bapa di surga adalah Dia yang mengatakan: "Tetelesthai!" Kristus taat sampai tuntas dan sampai sempurna. Karena ketaatan Kristus, maka setiap orang yang mau datang kepada Kristus memiliki pengharapan hidup kekal. Perkataan Kristus yang keenam ini mempunyai arti terlalu besar dan terlalu dalam. Tetelesthai! memberikan pengharapan yang terbesar bagi Anda dan saya yang tadinya terjerumus di dalam kebinasaan serta menunggu akan hukuman yang terakhir dalam neraka yang kekal. Karena Kristus taat, maka barangsiapa yang menerima Kristus diterima oleh Allah. Mulai saat "Tetelesthai!" diucapkan dari mulut Yesus Kristus, maka saat itu juga siapapun yang datang kepada Kristus boleh diterima oleh Allah dan tidak ada seorangpun yang ditolak.

Apakah pengaruh dari empat perkataan terakhir Kristus yang diteriakan-Nya? Empat dari tujuh kalimat terakhir di atas salib, diucapkan Kristus dengan teriakan keras dan terdengar bukan saja oleh orang-orang di bawah kayu salib. "Allah-Ku, Alllah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?", dikatakan dengan teriakan yang keras. "Aku haus!", dikatakan dengan teriakan yang keras. "Sudah genap!" dikatakan dengan teriakan yang keras. Perkataan "Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan Roh-Ku!" juga dikatakan dengan teriakan yang keras. Apakah arti teriakan-teriakan yang begitu berlainan dengan tiga perkataan sebelum terjadinya kegelapan yang menudungi daerah itu? Karena satu penyataan Tuhan yang ajaib yang menyatakan bahwa kematian Kristus bukan terjadi karena Ia kalah oleh kematian. Kematian-Nya bukan karena harus meletakkan jiwa-Nya di dalam keadaan pasrah dan pasif, melainkan kematian yang berdasarkan kerelaan dan inisiatif. Kristus menyerahkan nyawa-Nya di dalam status kebebasan diri-Nya sendiri. Kristus berkata: "Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali. Tidak seorangpun mengambilnya daripada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali."

Orang yang belum mengenal Kristus berpikir bahwa kayu salib adalah kegagalan yang terbesar. Jika dibandingkan dengan pendiri-pendiri agama yang lain, Kristus kelihatan terlalu gagal. Konfusius mempunyai 3.000 murid, tetapi Kristus mempunyai 12 murid init, 70 murid dan 120 murid. Yesus mempunyai pengikut yang lebih sedikit dibandingkan Konfusius. Di antara pengikut Konfusius, tidak ada seorangpun yang menjual dia, tetapi di antara murid Kristus yang paling inti ada seorang yang menjual-Nya karena menginginkan tiga puluh keping perak. Bahkan di antara murid-murid Kristus yang dicintai-Nya, ada satu orang yang menyangkali Dia sampai tiga kali dan ada lagi murid-murid lain yang melarikan diri pada waktu Kristus disalibkan, kecuali Yohanes. Konfusius dijunjung tinggi oleh para murid-Nya, tetapi Yesus dijual oleh murid-Nya. Konfusius hidup 72 tahun, Buddha hidup 80 tahun, Musa hidup 120 tahun. Semua pendiri-pendiri agama meninggal dunia pada usia yang normal dan alamiah. Hanya Kristus satu-satunya pendiri agama yang mati dibunuh dengan kekejaman yang tidak terbandingkan. Bagaimana kita bisa percaya bahwa Kristus itu sukses? Tetapi apakah Dia gagal?

Sebelum para pendiri agama meninggal dunia, mereka masing-masing mempunyai waktu yang cukup panjang untuk mengajarkan doktrin mereka dan mempengaruhi masyarakat. Mereka mempunyai waktu puluhan tahun panjangnya, tetapi Kristus hanya mempunyai waktu 3,5 tahun. Pada waktu Yesus dipaku di atas kayu salib, Ia belum pernah mendirikan satu sekolah Kristenpun. Dia belum pernah menulis satu syair Kristen yang baik, Dia belum pernah menulis otobiografi, belum pernah mengumpulkan data-data bagi murid-murid-Nya untuk mengabarkan Injil. Kristus belum pernah mendirikan partai politik. Dilihat dari sudut pandang manusia pada umumnya, Kristus tidak membangun satu perbuatan jasa yang besar. Dia kelihatannya gagal total. Tetapi heran sekali di dalam keadaan yang tampaknya gagal total, berusia pendek, mati dalam dalam keadaan paling pedih, hidup dalam ancaman besar, hidup tersendiri, tidak menikah, tidak mempunyai banyak pengikut dan tidak memiliki jasa ataupun karir yang mempunyai pengaruh yang besar, minoritas; namun Yesus Kristus memberikan pengharapan kekal.

Yesus berteriak: "Tetelesthai!" Suara ini terdengar menembus ke dalam dunia-dunia yang lain, selain kepada orang yang ada di bawah kayu salib, yaitu:
1. Dunia malaikat
2. Dunia manusia dalam segala zaman
3. Dunia dalam alam maut

1. Dunia Malaikat
Apakah yang didengar oleh para malaikat? Satu pengumuman kemenangan yang sudah lama ditunggu. Malaikat-malaikat memperhatikan saat kelahiran-Nya, saat dicobai, saat di Getsemani saat di atas kayu salib, waktu dikubur, waktu bangkit, waktu naik ke surga dan setiap saat Injil Kristus dikabarkan. Waktu kita mengabarkan berita Kristus dan salib-Nya dan ada orang yang bertobat dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat setelah mendengarkan Injil, maka malaikat-malaikat di surga bersukacita karena orang itu (Luk. 15:10). Bukankah mereka semua (malaikat-malaikat) adalah roh-roh yang melayani, yang diutus untuk melayani mereka yang harus memperoleh keselamatan? (Ibr. 1:14).

Malaikat melihat, terheran, dan tidak mengerti. Pada waktu Kristus berteriak: "Tetelesthai!", maka keheranan mereka terjawab, kesuksesan yang dinanti-nanti sudah datang. Keheranan yang terbesar dari dunia malaikat sudah terjawab. Yang ditunggu-tunggu oleh para malaikat adalah kemenangan dan proklamasi yang heran dan terbesar dari Kristus.

2. Dunia Manusia Di Segala Zaman
Perkataan Kristus ini juga adalah satu proklamasi yang paling memberikan sukacita bagi dunia manusia. Puji Tuhan. Mulai dari hari Kristus berkata: "Tetelesthai!" dunia tidak perlu takut kepada iblis. Kita mempunyai satu jaminan, seperti yang dikatakan oleh syair sebuah lagu:
Di kaki salib Yesus, aku aman berteduh
Naungan kukuh dan kekal, lindungan yang teguh
Di kaki Yesus Kristus, tempat istirahat yang tenang
Bagiku yang penat, kuterima damai yang penuh
Dan lenyaplah beban yang berat
Di bawah kali Yesus Kristus
Air mataku dihapus, bebanku ditanggung
Di bawah kaki Yesus Kristus
Pengharapanku dijernihkan
Dan pandanganku diarahkan ke dalam surga yang kekal

Mulai hari itu, pengharapan menjadi penuh. Arah hidup jelas menuju kepada kekekalan dan menikmati kemuliaan Tuhan selama-lamanya. Tidak ada satu zamanpun di mana manusia di dalam Kristus bisa menjadi putus asa. Meskipun zaman itu gelap, penuh dengan penganiayaan ataupun kesusahan namun jika manusia kembali ke bawah kaki salib, sukacita terbesar diberikan.

3. Dunia Dalam Alam Maut
"Tetelesthai!" menembusi dunia kegelapan alam maut dan menggoncangkan dasar neraka. Kuasa kegelapan, kuasa neraka harus berhenti pada waktu Yesus Kristus mengatakan ucapan keenam. Bukankah penguasa langit atau penguasa maut yaitu iblis, pernah dengan segala usaha mencoba untuk merusakkan hidup Yesus di dalam dunia dengan pencobaan yang terus menerus? Tetapi setan dan segala pesuruhnya gagal total. Lalu mereka membongkar segala kebencian dan serangan yang paling sengit, yaitu berikhtiar membunuh Yesus Kristus. Kegelapan yang diizinkan oleh Allah untuk menudungi Yesus, juga datang dari iblis. Tetapi segala usaha dan kegiatan dari kuasa gelap, akhirnya berhenti dengan gentar pada waktu mendengar perkataan "Tetelesthai!" diucapkan Tuhan Yesus. Dunia malaikat mengalami keheranan terbesar, dunia manusia di segala zaman mengalami sukacita terbesar, dunia neraka mengalami kegoncangan terbesar. Inilah Kristus yang mencintai Anda dan saya.

Waktu Yesus Kristus mengatakan "Tetelesthai!" apakah yang Dia katakan kepada Bapa yang mengutus-Nya datang ke dalam dunia? Waktu Kristus datang ke dalam dunia, ada satu status yang tidak ditulis dalam keempat Injil, tetapi ditulis seribu tahun sebelumnya oleh Daud dalam Mzm. 40:8-9. Kalimat tersebut juga dikutip oleh penulis surat Ibrani dalam Ibr. 10:7-8. Kalimat tersebut berbunyi: "Ya Allah-Ku, Aku datang untuk melakukan kehendak-Mu." Pada umur 12 tahun, Kristus mengatakan: "Tidak tahukah kamu bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?" (terjemahan lain: "Bukankah Aku harus menaruh di dalam hati-Ku satu niat yang mengerjakan pekerjaan Bapa yang mengutus Aku?" (Luk. 2:49). Waktu bertemu perempuan Samaria di pinggir perigi, Yesus berkata pula: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya" (Yoh. 4:34). Kristus berdebat dengan orang-orang Yahudi dan mengatakan: "Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga" (Yoh. 5:17). Di dalam Yoh. 17:4, Kristus berkata: "Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk melakukannya."

Hanya satu-satunya orang yaitu Yesus Kristus yang dari lahirnya, masa remaja, masa permulaan mengerjakan pekerjaan Mesias, sampai mati di atas kayu salib, tidak putus-putus untuk taat kepada Bapa. Sekarang Ia berkata kepada Bapa: "Tetelesthai!", semua pekerjaan yang Bapa serahkan kepada-Nya sudah diselesaikan-Nya. Kalimat ini tidak akan pernah diucapkan oleh mulut kedua selain Kristus. Kalimat ini tak mungkin diucapkan oleh yang lain, baik sebelum Kristus maupun setelah Kristus. Tidak ada satu manusiapun yang sungguh-sungguh bisa menempati posisi seperti Kristus. Kristus sudah taat kepada Bapa.

Murka Allah sudah berhenti di atas diri Kristus waktu Dia berkata: "Tetelesthai!" Murka Bapa tidak lagi turun kepada anak-anak manusia yang menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat, karena Kristus sudah taat. Kristus sudah menggenapi segala rencana Allah, murka Allah sudah diterima dan dihentikan oleh Kristus. Penebusan hutang dosa sudah dikerjakan oleh Kristus. Manusia akan terus menuju kepada neraka, tetapi Kristus telah menghentikan jalan menuju kebinasaan itu dengan mengorbankan diri. Semua yang dinubuatkan oleh nabi-nabi, sudah digenapkan dalam diri-Nya. Kristus adalah satu-satunya Oknum yang boleh, pernah dan mendapat kesaksian yang diberikan oleh Bapa demikian: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi."

Bagi setiap orang di dunia, perkataan Kristus keenam di kayu salib ini berarti satu pernyataan bahwa kutukan Taurat sudah diterima oleh Kristus. Manusia salah, jika mengira bahwa mereka bisa menjalankan hukum Taurat ataupun menyempurnakan Taurat. Barangsiapa berusaha diselamatkan dengan melalukan segala syariat Taurat adalah orang yang akan kecewa belaka. Barangsiapa yang berusaha diperkenan oleh Allah melalui melakukan Taurat harus mengetahui bahwa hal itu tidak mungkin. Kalimat ini kerap kali diucapkan oleh Paulus (Rm. 3:28; Gal. 2:16,21; 5:4), yang sejak kecil dididik dalam hukum Taurat dengan ketat (Flp. 3:4-6). Paulus dididik oleh profesor Taurat terbesar zaman itu bernama Gamaliel (Kis. 5:34, 22:3). Di dalam Kristus ada hidup kekal. Di dalam perjuangan yang sengit di mana Kristus sudah berteriak: "My God, My God, why hast Thou forsaken Me?", kini dilanjutkan dengan "Tetelesthai! Sudah genap!" Setan sudah kalah, kita tidak perlu takut akan kematian. Arti lain dari Tetelesthai adalah janganlah takut akan kutukan Taurat, karena itu sudah Kristus terima. Tuntutan yang keras dari Taurat sudah digenapi. Janganlah takut akan kematian, karena Kristus sudah mati bagi kita. Demikianlah perkataan Kristus bagi umat manusia sepanjang zaman.

Barangsiapa yang datang kepada Dia, akan mendengar lagi perkataan yang lebih indah sebagai manifestasi dari perkataan "Tetelesthai!", yaitu gereja akan menjadi mempelai perempuan Kristus dalam kekekalan. Bagi setiap kita yang dicintai oleh-Nya, tak akan pernah dikalahkan oleh kuasa neraka. Anak Tuhan bisa dianiaya, dibunuh, dipenggal, dilemparkan ke dalam mulut singa, dilemparkan ke dapur api, disiram minyak dan dibakar seperti lilin. Tetapi bagi gereja yaitu orang-orang yang dikasihi Kristus, Dia berkata dari atas salib: "Tetelesthai!" Dia berkata pula: "Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka" (Mat. 10:28). Bagi setiap umat tebusan Tuhan Yesus, diberikan kelepasan dari kutukan Taurat, hukuman dosa, dan daripada kematian serta kuasa setan. Bukan saja demikian, pintu surga terbuka bagi kita.

Waktu Kristus mengatakan: "Tetelesthai!", kuasa neraka berhenti dan pintu surga terbuka. Waktu itu dalam bait Allah yang besar di Yerusalem ada satu tirai besar yang karena besarnya harus diangkat oleh 300 orang. Pada saat itu juga tirai tersebut robek dari atas sampai ke bawah. Tirai yang besar memisahkan ruangan suci dan ruangan mahasuci dalam bait Allah di Yerusalem. Sedangkan bait Allah tersebut sudah dibangun kira-kira 46 tahun, waktu Kristus menubuatkan kehancurannya (Yoh. 2:20), pembangunannya diteruskan sampai belasan tahun setelah penyaliban Kristus, jadi total pembangunan Bait Suci tersebut memakan waktu kira-kira 54 tahun. Tirai yang besar di bait Allah yang robek dari atas sampai ke bawah (Luk. 27:51), adalah salah satu tanda mujizat yang dinyatakan dari Golgota. Apa arti tanda itu? Artinya: jalan menuju surga sudah terbuka. Di dalam Yesus Kristus kita mempunyai pengharapan terbesar yang tidak ada lagi bandingannya. Anak yang terhilang sekarang sudah boleh pulang kembali kepada Allah. Haleluya. Melalui Kristus, kita dapat diam dalam pangkuan Tuhan yang kekal dan tidak berubah.

*Disarikan dari buku: Tujuh Perkataan Salib oleh: Pdt. Dr. Stephen Tong.
Sumber: Buletin MOMENTUM No. 15 - Maret 1992

8 April 2010

25 Januari 2010

Jesus Freak!

Sumber : Come and Follow Jesus
Istilah ini berarti keanehan karena Yesus!

Jesus Freak merupakan suatu kumpulan orang-orang yang sangat nge-fans pada Tuhan Yesus. Mereka ingin menghadirkan hadirat Yesus dalam segala aspek kehidupan. Mulai dari musik (Rock, Pop, Jazz,dll), media telekomunikasi lainnya, kesenian, dll. Mereka juga bahkan rela mati dan setia sampai akhir untuk mempertahankan imannya pada Tuhan Yesus bila ada orang-orang yang menyuruh mereka untuk menyangkal Yesus. Pokoknya seluruh hidup mereka didedikasikan agar Tuhan Yesus itu dapat dikenal banyak orang.

Siapakah Tuhan Yesus itu sampai mereka rela berbuat hal sedemikian rupa?
Disini ada gambar History Curve(kurva U) tentang Tuhan Yesus yang rela menjelma menjadi manusia dan hidup di dunia ini meninggalkan Kerajaan Sorga untuk menebus dosa seluruh umatNya yang berdosa.

1.Kelahiran -------------------------------7.Naik ke Sorga

----2.Mukjizat---------------------- 6.Penyataan diri

--------3.Penderitaan --------5.Kebangkitan

----------------------4.Kematian

Yup, yang paling atas adalah ketika Ia dimuliakan, dipuji-puji, dan diagungkan di dunia. Dan yang di paling bawah ketika Ia direndahkan. itulah His-Story.

Kelahiran -> Pada waktu Ia lahir di Betlehem kota kecil yang tidak ada apa-apanya bahkan tidak dipandang orang, tempat itu menjadi tempat yang sungguh menggemparkan dan ketika Ia lahir di palungan, para orang majus mempersembahkan mas,kemenyan, dan mur pada seorang Raja ini.

Mukjizat-> Selama hidupNya, Yesus melakukan banyak hal yang membuat orang takjub dan percaya kepadaNya bahwa Ia adalah Mesias yang dijanjikan para Nabi dalam perjanjian lama. Menyembuhkan, meredakan angin ribut, berjalan di atas air, mengajar dengan hikmat, Ia telah lakukan

Penderitaan -> Disinilah kemudian Yesus dihina, dan diolok-olok sebagai Mesias palsu dan banyak orang yang tidak senang padaNya terutama orang-orang Farisi yang dendam padaNya. Ia bahkan difitnah, sampai bisa dijatuhi hukuman salib karena alasan yang tidak jelas.

Kematian - > Kematian di atas kayu salib-lah sebagai puncak dari kemuliaan yang diselewengkan oleh manusia. Manusia yang menghukum Yesus sangat merendahkanNya karena tidak dapat membebaskan diriNya sendiri dari hukuman kayu salib itu padahal Ia telah mengaku bahwa Ia Mesias.

Kebangkitan -> Pada kisah inilah Yesus mulai dimuliakan kembali, Ia menang atas maut. Pada hari ketiga Ia bangkit dan mengenakan tubuh kemuliaanNya.

Penyataan diri -> Disini Yesus kemudian menampakkan diriNya kepada murid-muridNya dan kepada 500 orang di bukit. Ia menampakkan diri agar orang-orang yang dipilihNya percaya bahwa Ia benar-benar Tuhan yang menang atas maut, dan Ia mau agar mereka memberitakan kebenaran Yesus sampai ke ujung dunia.

Naik Ke Sorga-> Disinilah puncak dari kemuliaan Yesus. Ia kembali kepada Kerajaan Sorga, tempat tinggal sesungguhNya. Ia akan memerintah segalanya dan mempersiapkan tempat bagi kita di sana, jika kita tetap mengasihiNya dan menunggu kita di sana untuk bertemu kembali dengan umat pilihanNya.

Itulah Yesus, Tuhan kita.

Yohanes 3 : 16
"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." Munculah Jesus Freak,,

"Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang : Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai." (Yesaya 9 : 5)


I Want to be Jesus Freak too..
Wish u have a great Day..^^
Jesus Bless All...
--------------------

DUKE VACLAV – BOHEMIA (THN 929)

Sumber : Elia Stories

duke.vaclav.jpgBanyak yang mungkin ingat lagu Natal “Good King Wenceslaus” nadanya terdengar di mana-mana selama musim liburan. Tetapi, tahukah anda bahwa lagu natal itu ditulis mengenai seorang martir Kristen?

“Raja Wenceslaus” sebenarnya adalah seorang Duke bernama Vaclav. Duke Vaclav memerintah Bohemia (yang sekarang menjadi Republik Ceko) dengan hukum-hukum kristiani sampai saudaranya, Boleslav, yang penyembah berhala membunuh dia. Vaclav adalah seorang Kristen yang taat yang umur pendeknya diwarnai dengan intrik politik, pembunuhan dan pengaruh penyembahan berhala.

Kakek Vaclav yang beragama Krsiten memerintah Bohemia pada suatu waktu ketika bangsa Slavic sedang dikenalkan kepada Injil. Kakek Vaclav membangun gereja Kristen pertama di Ceko, di utara Praha. Ayah Vaclav, Duke Vratislav I, mengikuti jejak kedua orang tuanya, menjadi seorang Kristen yang berapi-api dan mengajarkan putranya nilai-nilai Kristiani.

Kehidupan Vaclav terlempar di dalam kekacauan setelah kematian ayahnya dan membiarkan ibunya,Drahomira, memerintah. Drahomira, seorang bekas penyembah berhala, memerintah Bohemia dengan keserakahan dan kekejaman. Setelah kematian ayahnya, Vaclav mencari perlindungan kepada neneknya,Ludmila. Seorang wanita Kristen yang popular dan lemah lembut, Ludmila sangat bersemangat menolong cucunya menjadi seorang pemimpin Kristen yang baik.

Ludmila mendorong Vaclav untuk menyingkirkan tahta ibunya. Drahomira membalasnya dengan menggantung Ludmila. Ketika di tahun-tahun masa remajanya, Vaclav merebut tahta dari ibunya dan mengubah kembali Bohemia ke jalan nilai-nilai Kristiani.

Pada masa pemerintahannya, Duke Vaclav sangat baik hati terhadap anak yatim, janda dan yang miskin. Ia dengan rutin membawa kayu kepada yang membutuhkannya, mengunjungi mereka yang di penjara dan menebus yang tertawan. Ia menerima dengan tangan terbuka para misionari Jerman dan mendirikan gereja-gereja.

Kekuasaan Vaclav berakhir ketika saudaranya, seorang penyembah berhala meyakinkan sekelompok bangsawan anti-Kristen untuk membunuhnya. Boleslav mengundang saudaranya ke suatu acara makan. Dalam perjalanan ke acara makan malam tersebut, Vaclav ditikam di tangga menuju gereja. Sementara ia sekarat, kata-kata terakhir Vaclav adalah “Saudaraku, semoga Tuhan mengampunimu!” Rakyat Bohemia sangat kecut hati dan dengan segera memberikan gelar martir kepada Vaclav.

Pada tahuan 1853, John Neale, menulis lagu Natal ini “Good King Wenceslaus” setelah mendengar kisah Duke Vaclav dari tentara Inggris yang kembali dari Eropa Timur. Menteri Inggris secara khusus menulis lagu ini untuk anak-anak, menyanjung kemurnian akan kebaikan.

Source:

Buletin KDP (Kasih Dalam Perbuatan) Edisi Januari – Pebruari 2009

P.O. Box 1411

Surabaya 60014

cid:image001.gif@01C7E2A7.B636D0D0 Ingin berlangganan gratis “Elia’s Stories” kirimkan email kosong ke elia-stories-subscribe@yahoogroups.com atau click Sign Up, selanjutnya, ‘reply’ balasan dari yahoogroups sebagai konfirmasi

Renungan: Kematian

PENJELASAN YANG MENYENANGKAN!!!

Seorang pasien berpaling menghadap dokternya, selagi dokter itu bersiap untuk pergi,
"Dokter, Aku takut mati. Ceritakan apa yang ada disebelah sana"

Dengan lembut, dokter itu berkata, "Saya tidak tahu."
"Anda tidak tahu? Anda, seorang Kristen, tidak tahu apa yang ada disebelah sana?"

Dokter itu sedang memegang gagang pintu kamar disebelah sana terdengar suara garukan dan keluhan, begitu pintu itu dibukanya, seekor anjing menerobos masuk dan lompat kearahnya dengan antusias dan senang sekali.

Menoleh kearah sang pasien, dokter berkata,

"Anda lihat anjing saya?"


ia belum pernah masuk ruangan ini sebelumnya ia tidak tahu ada apa didalamnya.

Ia tidak tahu apa-apa, kecuali bahwa tuannya ada didalam, dan ketika pintu dibuka, ia langsung masuk tanpa takut.

Saya hanya tau sedikit tentang ada apa di sebelah kematian tapi saya tahu benar tentang satu hal... saya tahu Tuhan saya ada disana dan itu cukup."

22 Januari 2010

JANGAN MENYERAH

Sumber : Come and Follow Jesus
Alkisah, tersebutlah seorang pria yang putus asa dan ingin meninggalkan segalanya. Meninggalkan pekerjaan, hubungan, dan berhenti hidup. Ia lalu pergi ke hutan untuk bicara yang terakhir kalinya dengan Tuhan Sang Maha Pencipta.

"Tuhan," katanya.

"Apakah Tuhan bisa memberi saya satu alasan yang baik untuk jangan berhenti hidup dan menyerah ?"

Jawaban Tuhan sangat mengejutkan.

"Coba lihat ke sekitarmu. Apakah kamu melihat pakis dan bambu ?".

"Ya," jawab pria itu.

"Ketika menanam benih pakis dan benih bambu, Aku merawat keduanya secara sangat baik. Aku memberi keduanya cahaya. Memberikan air. Pakis tumbuh cepat di bumi. Daunnya yang hijau segar menutupi permukaan tanah hutan. Sementara itu, benih bambu tidak menghasilkan apapun.Tapi Aku tidak menyerah.

"Pada tahun kedua, pakis tumbuh makin subur dan banyak, tapi belum ada juga yang muncul dari benih bambu. Tapi Aku tidak menyerah.

"Di tahun ketiga, benih bambu belum juga memunculkan sesuatu. Tapi Aku tidak menyerah.

Di tahun ke-4, masih juga belum ada apapun dari benih bambu. Aku tidak menyerah," kataNya.

"Di tahun kelima, muncul sebuah tunas kecil. Dibanding dengan pohon pakis, tunas itu tampak kecil dan tidak bermakna. Tapi 6 bulan kemudian, bambu itu menjulang sampai 100 kaki. Untuk menumbuhkan akar itu perlu waktu 5 tahun. Akar ini membuat bambu kuat dan memberi apa yang diperlukan bambu untuk bertahan hidup. Aku tak akan memberi cobaan yang tak sangup diatasi ciptaan-Ku, "kata Tuhan kepada pria itu.

"Tahukah kamu, di saat menghadapi semua kesulitan dan perjuangan berat ini, kamu sebenarnya menumbuhkan akar-akar?"

"Aku tidak meninggalkan bambu itu. Aku juga tak akan meninggalkanmu."

"Jangan membandingkan diri sendiri dengan orang lain," kata Tuhan.

"Bambu mempunyai tujuan yang beda dengan pakis. Tapi keduanya membuat hutan menjadi indah."

"Waktumu akan datang. Kamu akan menanjak dan menjulang tinggi."

"Saya akan menjulang setinggi apa ?" tanya pria itu.

"Setinggi apa pohon bambu bisa menjulang?" tanya Tuhan

"Setinggi yang bisa dicapainya," jawab pria itu.

"Ya, benar! Agungkan dan muliakan nama-Ku dengan menjadi yang terbaik,
meraih yang tertinggi sesuai kemampuanmu," kata Tuhan.

Pria itu lalu meninggalkan hutan dan mengisahkan pengalaman hidup yang berharga ini.

Moral Cerita:

- Tuhan mempunyai rencana yang beda-beda untuk masing-masing ciptaan-Nya. Bicara kepada Tuhan membantu kita menyadari tujuan itu.

- Jangan pernah menyesali satu hari pun dari hidup Anda.

- Hari baik memberikan kebahagiaan, hari buruk memberikan pengalaman. Keduanya sangat penting untuk hidup.

- Semua orang pernah mengalami saat-saat ingin menyerah. Jika menghadapi kesulitan atau hambatan dalam hidup, selalu ingat, kita perlu menumbuhkan akar.

- Tuhan tidak menjanjikan hidup tanpa kesulitan, tawa tanpa kesedihan, matahari tanpa hujan. Tapi Dia menjanjikan kekuatan, hiburan untuk kesedihan, dan cahaya untuk menerangi jalan.


TUHAN MEMBERKATI KITA SEMUA
--------------------

21 Januari 2010

Keep Hoping Friend

Nathanael Marvin 21 Januari jam 5:01 Balas
Semangat! Sebuah kata yang penuh makna. Memberi motivasi untuk tidak kalah terhadap suatu masalah yang qta hadapi. Memberi kekuatan pada kita.
Tentunya kita harus memiliki kata ini dalam menjalani hari-hari yang makin sulit dan penuh tantangan. Tetapi lagi-lagi, semangat yang murni itu harus kita dapatkan dari Tuhan kita, Yesus Kristus. Karena semangat yang Tuhan berikan bersifat kekal, dan baik untuk kehidupan kita.

Mazmur 43:2 " Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau tidak akan dihanyutkan; apabila engkau berjalan melalui api, engkau tidak akan dihanguskan, dan nyala api tidak akan membakar engkau."

Disini kita dapat melihat bahwa Tuhan selalu disisi kita dalam segala keadaan. Meskipun itu keadaan terburuk bagi kita sekalipun. Walaupun terasa Tuhan seakan tidak ada sewaktu kita menghadapi hal yang begitu buruk, kenyataannya Tuhan tetap setia menemani kita dalam melewati semua masalah. Keep Hoping Friend!

Ada sebuah cerita nyata, kejadiannya bulan Oktober tahun 2009 yang lalu. Saat saya ingin pergi ke suatu tempat, di perempatan jalan tamblong dan naripan (Bandung) saya melihat seorang pengamen wanita. Hm, selain wanita-nya yang menjadi perhatian, ada satu hal lagi yang menjadi pusat perhatian. Yaitu lagu yang dinyanyikan oleh wanita itu. Dengan gitarnya ia melantunkan lagu
"S'perti rusa rindu sungaMu jiwaku.. Rindu Engkau.."

Yang menjadi bahan renungan adalah seorang pengamen wanita ini memiliki semangat yang besar untuk menjalani profesinya. Saya tidak tahu kalau dia orang Kristen atau bukan. Tetapi melalui profesinya sebagai pengamen, ia mau melantunkan lagu rohani untuk menjadi berkat bagi sesama. Terlebih kita, orang-orang yang telah dipiih dan diselamatkan oleh Tuhan Yesus, apakahi kita mau bersemangat untuk menjadi berkat bagi sesama dalam setiap kehidupan kita sehari-hari? Lakukanlah segala sesuatu seperti untuk Tuhan. :)

Satu ayat lagi
Filipi 4:13 "Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku."
Asal kita bergantung pada-Nya, pada kehendakNya dan penyertaannYa SEGALA PERKARA.. Bisa kita tanggung karena Tuhan memberikan kekuatan pada kita. Jangan khawatir dan tetap percaya padaNya..

Gbu All, Keep hoping friend!

Know Our Creator

Sumber : Come and Follow Jesus
Nathanael Marvin 21 Januari jam 4:53 Balas
Sebenarnya setiap manusia di dunia ini sadar tentang Tuhan atau penciptanya melalui wahyu umum, misalnya seperti alam semesta yang teratur, intelektual manusia yang melebihi makhluk lain, keindahan bumi, dll. Oleh karena itu manusia mencari-cari Tuhan dengan pikiran akal mereka sendiri.
Tetapi bagi kita orang-orang dengan latar belakang Kristen, telah diberikan wahyu khusus (Anugerah Keselamatan).
Ini adalah satu-satunya anugerah terbesar dari Tuhan kita,Yesus Kristus.
Meskipun wahyu khusus ini diberikan dengan gratis, tetapi harganya tidak dapat digantikan oleh apapun.

Kita mengenal pencipta kita dari apa yang telah diperbuat-Nya dalam kehidupan kita.
Apakah yang diperbuat-Nya?
Yohanes 3:16;"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."
Ya, jika kita tidak pernah merasakan bahwa Tuhan tidak mencari kita dengan cara ayat seperti di atas, kita tidak mungkin dapat mengenal pencipta kita yang sesungguhnya

Apakah yang ditunjukkan-Nya?
Roma 5:8;"Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa."

Apakah yang harus kita lakukan untuk menunjukkan rasa syukur terhadap karunia Allah yang begitu besar ini?
1 Timoutius 1:17;"Hormat dan kemuliaan sampai selama-lamanya bagi Raja segala zaman, Allah yang kekal, yang tak nampak, yang esa!Amin."

Untuk menunjukkan rasa syukur kita akan hidup kekal yang telah diberikan Allah sendiri tidaklah mudah. Hidup yang kita pilih harus menyatakan hormat dan kemuliaan Sang Pencipta.
Apakah itu? Seluruh perintah dan larangan-Nya,
Terutama Amanat Agung yang telah diberikan kepada orang-orang terpilih seperti kita yaitu
Matius 28:19-20;"Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

Kiranya kita boleh lebih mengasihi Tuhan dan sesama.Amin
God Bless.

20 Januari 2010

Tersenyum selalu

Sumber : come and Follow Jesus
1 Yohanes 2:10, "Barangsiapa mengasihi saudaranya, ia tetap berada di dalam terang, dan di dalam dia tidak ada penyesatan."

Ini adalah cerita seorang ibu yg akan menyelesaikan skripsinya. This is really a good story....

Saya adalah ibu tiga orang anak (umur 14, 12, dan 3 tahun) dan baru saja menyelesaikan kuliah saya. Kelas terakhir yang harus saya ambil adalah Sosiologi. Sang Dosen sangat inspiratif dengan kualitas yang saya harapkan setiap orang memilikinya. Tugas terakhir yang diberikannya diberi nama "Tersenyum". Seluruh siswa diminta untuk pergi ke luar dan tersenyum kepada tiga orang dan mendokumentasikan reaksi mereka. Saya adalah seorang yang mudah bersahabat dan selalu tersenyum pada setiap orang dan mengatakan "hello", jadi, saya pikir,tugas ini sangatlah mudah.

Segera setelah kami menerima tugas tsb, suami saya, anak bungsu saya, dan saya pergi ke restoran pada suatu pagi di bulan Maret yang sangat dingin dan kering. Ini adalah salah satu cara kami dalam antrian, menunggu untuk dilayani, ketika mendadak setiap orang di sekitar kami mulai menyingkir, dan bahkan kemudian suami saya ikut menyingkir. Saya tidak bergerak sama sekali... suatu perasaan panik menguasai diri saya ketika saya berbalik untuk melihat mengapa mereka semua menyingkir.

Ketika berbalik itulah saya membaui suatu "bau badan kotor" yang sangat menyengat, dan berdiri di belakang saya dua orang lelaki tunawisma. Ketika saya menunduk melihat laki-laki yang lebih pendek, yang dekat dengan saya, ia sedang "tersenyum". Matanya yang biru langit indah penuh dengan cahaya Tuhan ketika ia minta untuk dapat diterima. Ia berkata "Good day" sambil menghitung beberapa koin yang telah ia kumpulkan. Lelaki yang kedua memainkan tangannya dengan gerakan aneh sambil berdiri di belakang temannya.


Saya menyadari bahwa lelaki kedua itu menderita defisiensi mental dan lelaki dengan mata biru itu adalah penolongnya. Saya menahan haru ketika berdiri di sana bersama mereka.

Wanita muda di counter menanyai lelaki itu apa yang mereka inginkan. Ia berkata, "Kopi saja, Nona" karena hanya itulah yang mampu mereka beli. (Jika mereka ingin duduk di dalam restoran dan menghangatkan tubuh mereka, mereka harus membeli sesuatu. Ia hanya ingin menghangatkan badan). Kemudian saya benar-benar merasakannya - desakan itu sedemikian kuat sehingga saya hampir saja merengkuh dan memeluk lelaki kecil bermata biru itu. Hal itu terjadi bersamaan dengan ketika saya menyadari bahwa semua mata di restoran menatap saya, menilai semua tindakan saya


Saya tersenyum dan berkata pada wanita di belakang counter untuk memberikan saya dua paket makan pagi lagi dalam nampan terpisah. Kemudian saya berjalan melingkari sudut ke arah meja yang telah dipilih kedua lelaki itu sebagai tempat istirahatnya. Saya meletakkan nampan itu ke atas meja dan meletakkan tangan saya di atas tangan dingin lelaki bemata biru itu.

Ia melihat ke arah saya, dengan air mata berlinang, dan berkata "Terima kasih." Saya meluruskan badan dan mulai menepuk tangannya dan berkata, "Saya tidak melakukannya untukmu. Tuhan berada di sini bekerja melalui diriku untuk memberimu harapan."

Saya mulai menangis ketika saya berjalan meninggalkannya dan bergabung dengan suami dan anak saya. Ketika saya duduk suami saya tersenyum kepada saya dan berkata, "Itulah sebabnya mengapa Tuhan memberikan kamu kepadaku, Sayang. Untuk memberiku harapan." Kami saling berpegangan tangan beberapa saat dan pada saat itu kami tahu bahwa hanya karena Kasih Tuhan kami diberikan apa yang dapat kami berikan untuk orang lain.

Hari itu menunjukkan kepadaku cahaya kasih Tuhan yang murni dan indah. Saya kembali ke college, pada hari terakhir kuliah, dengan cerita ini ditangan saya. Saya menyerahkan "proyek" saya dan dosen saya membacanya. Kemudian ia melihat kepada saya dan berkata, "Bolehkan saya membagikan ceritamu kepada yang lain?" Saya mengangguk pelahan dan ia kemudian meminta perhatian dari kelas. Ia mulai membaca dan saat itu saya tahu bahwa kami, sebagai manusia dan bagian dari Tuhan, membagikan pengalaman ini untuk menyembuhkan dan untuk disembuhkan..

Dengan caraNya sendiri, Tuhan memakai saya untuk menyentuh orang-orang yg ada restoran tersebut, suamiku, anakku, guruku, dan setiap jiwa yang menghadiri ruang kelas di malam terakhir saya sebagai mahasiswi. Saya lulus dengan satu pelajaran terbesar yang pernah saya pelajari: PENERIMAAN YANG TAK BERSYARAT.

Banyak cinta dan kasih sayang yang dikirimkan kepada setiap orang yang mungkin membaca cerita ini dan mempelajari bagaimana untuk MENCINTAI SESAMA DAN MEMANFAATKAN BENDA-BENDA BUKANNYA MENCINTAI BENDA DAN MEMANFAATKAN SESAMA.

1 Yohanes 4:20, "Jikalau seorang berkata: "Aku mengasihi Allah," dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya."
--------------------

MILIKI HARAPAN...

Sumber : Come and Follow jesus
Harapan (pengharapan) adalah modal terpenting dalam hidup karena inilah mengapa manusia masih tetap semangat,masih tetap kuat, masih tetap bergembira dan melakukan banyak hal dalam kehidupanya? Ketika kita sakit kita berharap untuk sembuh, ketika kita sedih kita berharap akan bergembira, ketika kita di timpa kemalangan kita berharap akan ada kebaikan. kita mempunyai harapan akan hidup lebih baik dan bahagia…lihat betapa penting harapan itu.
Harapan merupakan modal terpenting dalam hidup setiap pribadi-pribadi yang menginginkan suatu kecemerlangan. Suatu pribadi akan bertumbuh menjadi lebih baik karena adanya suatu harapan…Yang menjadi pertanyaanya sekarang adalah kepada siapa Anda gantungkan harapan itu? Inilah yang terpenting…. “Semoga Allah sumber pengharapan memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtra dalam iman kamu supaya oleh kekuatan Roh kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan” (Roma 15:13). Berharap pada Yesus, berharap pada Bapa sorgawi, berharap pada sang pencipta merupakan suatu langkah damai untuk tetap sehat secara positif yang di awali dari pikiran kita.
Oleh karna itu tetaplah miliki harapan-harapan dalam hidup mu… dan gantungkanlah harapan itu pada sang pencipta karena Dia tahu dan senantiasa akan menolong mu… Bicarakanlah kerinduan hatimu serta harapan mu kepada Nya tanpa jemu-jemu dan lakukanlah dalam setiap langkah-langkah hidupmu… Yakinilah anda mampu karna Tuhan akan selalu menolong mu.
“Saudaraku yang kekasih, aku berdoa, semoga engkau baik-baik dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwamu baik-baik saja”. (3 Yohanes 2)

TUHAN BESERTA KITA SEMUA
--------------------

CINTA SEJATI

Sumber : Elia Stories

John dan Jessica telah berumah tangga selama 7 tahun..

Mereka saling mencintai, namun Jessica sejak awal menutupi semua perasaan cintanya terhadap John..Ia begitu takut apabila John mengetahui betapa ia mencintai pria itu, John lantas meninggalkannya sebagaimana kekasih-kekasihnya selama ini..Tapi tidak bagi John..Ia selalu menyatakan perasaan cintanya kepada Jessica dengan tulus dan begitu terbuka..Setiap saat ketika bersama Jessica, John selalu menunjukkan cintanya yang besar, seolah-olah itulah saat akhir John bersama Jessica..

Jessica selalu bersikap tidak menyenangkan terhadap John..Setiap saat dia selalu mencoba menguji seberapa besar cinta John terhadapnya. Jessica selalu mencoba melakukan hal-hal yang keterlaluan dan diluar batas kepada John..Meski Jessica tahu betapa hal itu sungguh salah, namun melihat sikap John yang tetap berlaku baik padanya, membuat Jessica tetap bertahan untuk melihat seberapa besar kesungguhan cinta pria yg dinikahinya itu..

Hari pertama pernikahan mereka.. Jessica bangun siang..Dia tidak sempat menyiapkan sarapan untuk John ketika John hendak berangkat kerja..Namun John tetap tersenyum dan mengatakan, "Tidak apa-apa..Nanti aku bisa sarapan di kantor.."


Saat John pulang dari kantor, Jessica tidak sengaja memasak makanan yang tidak disukai John..Meski menyadari hal itu, Jessica tetap memaksakan agar suaminya mau makan makanan itu..John tetap tersenyum dan berkata, " Wah..sepertinya sudah saatnya aku belajar menghadapi tantangan..Masakanmu sepertinya tantangan yang hebat, sayang..Aku sudah tidak sabar untuk menyantapnya." Jessica terkejut, tapi tidak mengatakan apa-apa.

Tetapi Malaikat tahu betapa malam-malam saat Jessica terlelap John memanjatkan doa, "Tuhan....Di pagi pertama pernikahan kami Jessica tidak membuatkanku sarapan. Padahal aku begitu ingin bercakap-cakap di meja makan bersamanya sambil membicarakan betapa indah hari ini, di hari pertama kami menjalani kehidupan baru sebagai suami istri.. Tapi tidak apa-apa, Tuhan.. Karena sepertinya Jessica kelelahan setelah resepsi pernikahan kami tadi malam..Bantulah kekasih hatiku ini, Tuhan agar dia boleh punya tenaga yang cukup untuk menghadapi hari baru bersamaku besok..Tuhan, Engkau tau betapa aku tidak bisa makan spaghetti karena pencernaanku yang tidak begitu baik..Tapi sepertinya Jessica sudah bekerja keras untuk masak makanan itu..Mampukan aku untuk menghargai setiap apa yang dilakukan istriku kepadaku, Tuhan..Jangan biarkan aku menyakiti perasaannya meski itu tidak mengenakkan bagiku.."

Tahun kedua pernikahan mereka..John membangunkan Jessica pagi-pagi untuk berdoa bersama..Namun Jessica menolak dan lebih memilih melanjutkan tidurnya. John tersenyum dan akhirnya berdoa seorang diri.


Sore hari sepulang kantor, John mengajak Jessica berjalan-jalan ke taman..Meski terpaksa, Jessica akhirnya mau juga ke tempat dimana dulu perasaannya begitu berbunga-bunga saat bersama John..Tetapi Jessica menolak rangkulan John, dan berkata, "Jangan, John..Aku malu.."..John tersenyum dan berkata, "Ya, aku mengerti.." Jessica melihat kekecewaan dimata John, namun tidak melakukan apapun untuk menghilangkan kekecewaan itu..

Tetapi Malaikat tahu betapa malam-malam setelah Jessica terlelap, John memanjatkan doanya.." Tuhan..Ampuni aku yang tidak bisa membawa istriku untuk lebih dekat padaMU pagi hari ini..Mungkin tidurnya kurang karena pikirannya yang sedang berat..Tapi aku yakin, Tuhan besok Jessica mau bersama-sama denganku bercakap-cakap kepadaMu..Tuhan, Engkau juga tahu kesedihanku saat Jessica meolak kurangkul ketika ke taman hari ini. Tapi tidak apa-apa Dia sedang datang bulan, mungkin karena itu perasaannya juga jadi lebih sensitive Mampukan aku untuk melihat suasana hati istriku, Tuhan."

Tahun ketiga pernikahan mereka. Mereka kini mempunyai seorang putera bernama Mark. Jessica menjadi tidak pernah lagi meneruskan kebiasaannya membaca bersama John sebelum tidur. Jessica semakin sering menolak ciuman John..

Jessica memarahi John habis-habisan sore itu ketika John lupa mencuci tangan saat akan menggendong Mark ketika John pulang kerja..Jessica tahu betapa hal itu membuat John terpukul..Namun idealismenya terhadap mendidik Mark membuat Jessica mengabaikan perasaan John..Dan John tetap tersenyum..

Tetapi Malaikat tahu betapa malam-malam setelah Jessica terlelap, John memanjatkan doanya.."Tuhan, Engkau tahu betapa sedih hatiku saat ini..Semenjak kelahiran Mark, aku kehilangan begitu banyak waktu bersama Jessica..Aku merindukan saat-saat kami membaca bersama sebelum tidur dan menciuminya sebelum ia tertidur..Tapi tidak apa-apa..Dia begitu capek mengurusi Mark seharian saat aku bekerja di kantor..Hanya saja, biarkanlah dia tetap terus tertidur dalam pelukanku, Tuhan....Karena aku begitu mencintainya. Sore tadi Jessica memarahiku karena aku lupa mencuci tangan saat menggendong Mark, Tuhan..Aku begitu kangen pada anakku sehingga teledor melakukan sebagaimana yg diminta istriku..Engkau tahu betapa aku terluka akan kata-kata Jessica, Tuhan..Tapi tidak apa-apa..Jessica mungkin hanya kuatir terhadap kesehatan anak kami Mark apabila aku langsung menggendongnya. .Kesehatan Mark lebih penting daripada harga diriku."

Tahun keempat pernikahan mereka.. Jessica tidak ingat memasak makanan kesukaan John di hari ulang tahunnya..Jessica terlalu sibuk belanja sehingga lupa bahwa John selalu minta dibuatkan Blackforest dengan taburan coklat dan ceri diatasnya setiap ulang tahunnya tiba..

Jessica juga lupa menyetrika kemeja John yang menyebabkan John terlambat ke kantor pagi itu karena John terpaksa menyetrika sendiri kemejanya..Jessica tau kesalahannya, namun tidak menganggap hal itu sebagai sesuatu hal yang penting.

Tetapi Malaikat tahu betapa malam-malam setelah Jessica terlelap, John memanjatkan doanya.."Tuhan, Untuk kali pertama Jessica lupa membuatkan Blackforest kesukaanku di hari ulang tahunku ini..Padahal aku sangat menyukai kue buatannya itu. Menikmati kue Blackforest buatannya membuatku bersyukur mempunyai istri yang pandai memasak sepertinya, dan merasakan cintanya padaku.. Namun tahun ini aku tidak mendapatinya. Tapi tidak apa-apa..mungkin lebih banyak hal-hal lain yang jauh lebih penting daripada sekedar Blackforest itu. Paling tidak, aku masih mendapatkan senyuman dan ciuman darinya hari ini. Ampuni aku, Tuhan apabila tadi pagi aku lupa tersenyum kepada Jessica..Aku terlalu sibuk menyetrika bajuku dan memikirkan pekerjaanku di kantor..Jessica sepertinya lupa untuk melakukan hal itu, meski aku sudah meminta tolong padanya tadi malam. Jangan biarkan aku melampiaskan emosiku karena dampratan atasanku akibat keterlambatanku hari ini kepada Jessica, Tuhan.. Jessica mungkin keliru menyetrika kemeja mana yang seharusnya kupakai hari ini.. Lagipula, sepatuku begitu mengkilap..Aku yakin Jessica sudah berusaha keras agar aku kelihatan menarik saat presentasiku tadi..Terima kasih untuk kebaikan istriku, Tuhan."

Tahun kelima pernikahan mereka. Jessica menampar dan menyalahkan John karena Mark sakit sepulang mereka berenang..John terlalu asyik bermain-main dengan Mark sehingga tidak menyadari betapa Mark sangat sensitive terhadap dinginnya air kolam renang, yang mengakibatkan Mark terpaksa dirawat dirumah sakit....

Jessica mengancam akan meninggalkan John apabila terjadi apa-apa dengan Mark..Jessica melihat genangan air mata di mata John, namun kekerasan hatinya lebih menguasainya ketimbang perasaan John.

Tetapi Malaikat tahu betapa saat itu John lantas menuju ke Kapel rumah sakit dan memanjatkan doanya sambil menangis.." Tuhan..Tadi Jessica menamparku karena kelalaianku menjaga Mark sehingga dia sakit.. Belum pernah Jessica bersikap dan berkata sekasar itu padaku, Tuhan..Tapi tidak apa-apa..Jessica benar-benar kuatir terhadap anak kami sehingga ia bersikap demikian..Tapi Tuhan, aku begitu terluka saat ia mengatakan akan meninggalkanku. Engkau tahu betapa ia adalah belahan jiwaku. Jangan biarkan hal itu terjadi, Tuhan..Mungkin dia begitu dikuasai kekuatiran sehingga melampiaskannya padaku..Tidak apa-apa, Tuhan..Tidak apa-apa. Asal dia mendapat ketenangan, aku akan merasa bersyukur sekali.. Dan sembuhkanlah putera kami, Mark agar dia boleh kembali dapat ceria dan bermain-main bersama kami lagi, Tuhan.."

Tahun keenam pernikahan mereka.. Jessica semakin menjaga jarak dengan John setelah kehadiran Rebecca, puteri mereka..Jessica tidak pernah lagi menemani John makan malam karena menjaga puteri mereka yang baru berusia 5 bulan..

Jessica juga menjual kalung berlian pemberian John dan menggantinya dengan perhiasan lain yang lebih baru. Ketika John mengetahui hal itu, Jessica tau John menahan amarahnya, namun Jessica berdalih, "John, itu hanya kalung berlian biasa. Lagipula, aku bukan menjualnya, melainkan menukarnya dengan perhiasan yang lebih baru.."

Tetapi Malaikat tahu betapa malam-malam setelah Jessica terlelap, John memanjatkan doanya.."Tuhan, Aku begitu kesepian melewatkan makan malam sendirian tanpa Jessica bersamaku.. Aku begitu ingin terus bercerita dan tertawa bersamanya di meja makan..Engkau tau, itulah penghiburanku untuk melepas kepenatanku setelah seharian bekerja di kantor..Tapi tidak apa-apa..Rebecca tentu lebih membutuhkan perhatiannya daripadaku.. Lagipula, Mark kadang-kadang mau menemaniku.. Hanya saja, jangan biarkan aku memendam sakit hati kepada Jessica karena menjual kalung pemberianku. .Engkau tau begitu lama aku menabung dan bekerja ekstra demi menghadiahinya kalung itu, hanya untuk membuktikan terima kasihku padanya atas kesetiaan dan pengabdiannya sebagai istriku dan ibu dari anak-anakku. Ampuni aku apabila tadi aku sempat berpikir untuk marah padanya.."

Tahun ketujuh pernikahan mereka.. Jessica sama sekali tidak mengindahkan kebiasaannya membelai kepala John dan mencium kening suaminya sebelum John berangkat kantor..Padahal Jessica tau, selama ini apabila dia lupa melakukannya, John selalu kembali kerumah siang hari demi mendapatkan belaian dan ciuman Jessica untuknya..Karena John tidak akan pernah tenang bekerja apabila hal itu belum dilakukan Jessica padanya..Jessica tidak mengucapkan I LOVE YOU untuk kali pertama dalam 7 tahun pernikahan mereka..

Dan di tahun ketujuh itu pula, John mengalami kecelakaan saat akan berangkat ke kantor..Ia mengalami pendarahan yang hebat, yang membuatnya terbaring tidak sadarkan diri di ranjang rumah sakit..

Jessica begitu terguncang dan terpukul.. Ia begitu takut kehilangan John, suami yang dicintainya. .Yang selalu ada kapan saja dia butuhkan..Yang selalu dengan tersenyum menampung semua emosi dan kemarahannya. Yang tak pernah berhenti mengatakan betapa John mencintainya.. Tak sedikitpun Jessica beranjak dari sisi tempat tidur John..Tangannya menggenggam erat jemari suaminya yang terbaring lemah tak sadarkan diri..Bibirnya terus mengucapkan I LOVE YOU, karena ia ingat kalau ia belum mengatakan kalimat itu hari ini..

Karena begitu sedih dan lelah menunggui John, Jessica tertidur..Dalam tidurnya, malaikat yang selama ini mendengar doa-doa John pada Tuhan membawa Jessica melihat setiap malam yg John lewatkan untuk mendoakan Jessica..Ia menangis sedih melihat ketulusan dan rasa cinta yg besar dari John padanya..Tak sedikitpun John menyalahkannya atas semua sikapnya yang tidak mempedulikan perasaan dan harga diri John selama ini..Alih-alih demikian, John malahan menyalahkan dirinya sendiri.. Jessica menangis menahan perasaannya. Dan untuk kali pertama dalam hidupnya, Jessica berdoa, "Tuhan, ampuni aku yang selama ini menyia-nyiakan rasa cinta suamiku terhadapku.. Ampuni aku yang tidak memahami perasaan dan harga dirinya selama ini.. Beri aku kesempatan untuk menunjukkan cintaku pada suamiku, Tuhan.. Beri aku kesempatan untuk meminta maaf dan melayaninya sebagai suami yang kucintai.."

Dan ketika Jessica terbangun, Ia melihat pancaran kasih suaminya menatapnya.." Kamu keliatan begitu lelah, sayang.. Maafkan aku yang tidak berhati-hati menyetir sehingga keadaannya mesti jadi begini dan membuatmu kuatir..Aku tidak konsentrasi saat menyetir karena memikirkan bahwa kau lupa mengatakan I LOVE YOU padaku.."..Belum selesai John berbicara, Jessica lantas menangis keras dan menghambur ke pelukan suaminya..

"Maafkan aku, John..Maafkan aku..I LOVE YOU..I really Love you..Kaulah matahariku, John..Aku tidak bisa bertahan tanpamu..Aku berjanji tidak akan pernah lupa lagi mengatakan betapa aku mencintaimu. .Aku berjanji tidak akan pernah mengabaikan perasaan dan harga dirimu lagi..I LOVE YOU, John..I LOVE YOU."


Berapa banyak diantara kita yg menjadi seperti Jessica? Yang mengabaikan perasaan kekasih hati kita demi kepentingan dan harga diri kita sendiri? Jangan sampai terjadi sesuatu yang berat untuk kita lalui demi menyadari betapa berharganya orang-orang yang mengasihi kita..

Lebih dari itu, cinta yang sesungguhnya adalah ketika kita bisa seperti John, yang mengabaikan kepentingan dirinya dan perasaannya demi menjaga dan menunjukkan cintanya kepada pasangannya. Yang menjadikan pasangan hidup kita sebagai subjek untuk dikasihi dan dilayani, bukan sebaliknya..

Salam,
Naomi

Artikel Lain:

- Kasih Seorang Ibu

cid:image001.gif@01C7E2A7.B636D0D0 Ingin berlangganan gratis “Elia’s Stories” kirimkan email kosong ke elia-stories-subscribe@yahoogroups.com atau click Sign Up, selanjutnya, ‘reply’ balasan dari yahoogroups sebagai konfirmasi

Renungan: Telemachus (404 Masehi)

Batu-Bati Tersembunyi Dalam Pondasi Kita

Tindakan berani dari satu orang mengakhiri pertandingan yang mengerikan di Coliseum pada jaman Romawi kuno untuk selamanya. Karena protes damainya terhadap perlaukan biadab, Telemachus membayar dengan hidupnya. Semasa kekuasaan Kekaisaran Romawi, orang-orang Romawi menonton pertandingan gladiator di Coliseum sebagai hiburan. Disana para gladiator akan melawan para penjahat, narapidana dan hewan buas sampai mati.

Seorang biarawan pertapa bernama Telemachus melakukan perjalanan menuju Roma untuk melihat pertunjukkan bertepatan dengan perayaan kemenangan tentara Romawi. Telemachus menonton kengerian saat para gladiator merobohkan petarung demi petarung. Ia tidak tahan hanya berdiam diri. Ia melompat masuk ke arena.

“Jangan membalas kemurahan Tuhan dengan kejahatan,” Teriak Telemachus, “Letakkan pedang dari musuhmu dari membunuh satu sama lain!”

Penonton maupun para petarung tidak memperdulikannya. Nekat, ia berlari dari satu gladiator ke gladiator lainnya, memohon mereka untuk berhenti. Para penonton mengolok-oloknya, meneriakinya, “Hasutan! Hasutan! Singkirkan dia!

Ini bukan tempatnya berkhotbah! Budaya lama Romawi harus dijalankan! Hidup gladiator!”

Beberapa catatan berkata Telemachus dipukul jatuh dalam arena pertandingan itu. Yang lian berkata para penonton yang marah merajam penengah ini hingga tewas. Dalam kasus ini, tindakan-tindakannya dan kematiannya telah berakibat lebih jauh atas Romawi. Telemachus telah membuat yang lainnya sadar bahwa kontes pembunuhan berdarah tidak mempunyai tempat diantara orang-orang kristen sejati. Mendengar pendamai ini telah terbunuh. Kaisar Honorarius, seorang Kristen mengeluarkan dekrit melarang pertarungan gladiator. Telemachus menyelamatkan orang lain yang tidak terhitung jumlahnya dengan kasih sayangnya, ketidak egoisannya.

Monk Perston.

“The Monk Who Ended The Coliseum Games.”
www.prayerfoundation.org

Source:

Buletin KDP (Kasih Dalam Perbuatan) Edisi Desember 2009

P.O. Box 1411

Surabaya 60014

Strength

Sumber : Come and follow Jesus
Sebelumnya, saya ingin memperkenalkan diri dulu. Ya, mulai hari ini saya diberikan kesempatan untuk membagikan renungan di grup ini. Saya bersyukur sekali akan hal itu. Entah sampai kapan saya dipercayakan, tapi saya akan melakukan yang terbaik untuk Tuhan melalui tulisan ini. Semoga bisa menjadi berkat bagi kita semua.

Kekuatan. Semua orang tentu memiliki kekuatan dan menginginkan kekuatan yang lebih besar. Kekuatan dalam menjalani hidup, menghadapi masalah, dll. Orang-orang mulai berusaha agar tetap bisa survive, mencari apa potensinya yang menjadikannya unik sehingga kekuatan itu muncul.
Tapi kita harus menerenungkannya kembali kekuatan apakah yang harus kita miliki dalam hidup ini. Apakah kita mau mendapatkan kekuatan yang hanya sementara saja di dunia ini? Yang hanya untuk kesombongan dan keegoisan bukan untuk mentaati FirmanNya? Kita bisa saja mendapatkan kekuatan dari usaha ataupun ketekunan kita terus-menerus. Tetapi apabila itu hanya demi keuntungan kita dan bukan untuk Tuhan, itu tidak akan bertahan lama, jika ada badai dan pencobaan datang maka kekuatan itu akan menjadi lemah bahkan menghilang.

Pernah terpikir tidak seorang misionaris? Pernah suatu waktu saya dengar cerita dari teman kuliah saya bahwa seorang misionaris atau pekabar Injil Kristus; mau untuk menjelajah ke pedalaman yang penuh bahaya, binatang buas, manusia yang buas, yang taruhannya adalah nyawa. Kenapa seorang misionaris ini tetap mau melakukan semuanya itu? Karena ia mengasihi Tuhan yang telah menebus segala dosanya dan telah memberi hidup kekal, dan ia tahu bahwa sumber kekuatan yang benar itu hanya berasal dari Tuhan saja.

Yesaya 40:29 "Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya."
Jika kita beriman kepada Tuhan bahwa Tuhan adalah pemberi kekuatan dalam hidup kita, maka pada saat kita sedang lelah ia memberi kekuatan yang baru, sedangkan jika kita sedang semangat, Tuhan akan menambah-nambah lagi sukacita di hati kita.
Ini merupakan kekuatan yang luar biasa yang bisa kita dapatkan dari Tuhan.
Masalahnya, bagaimana kita memperoleh kekuatan dari Tuhan?
Hanya melalui Alkitab. Pembacaan dan perenungan Firman Tuhan. Firman-Nya yang merupakan air hidup. Dan juga, atas apa yang telah Ia lakukan dalam hidup kita. Oleh karena itu, marilah kita sama-sama belajar untuk lebih rajin lagi dalam membaca Alkitab karena itulah sumber kehidupan rohani kita.

Satu hal lagi, selain Tuhan adalah pemberi kekuatan, dan menginginkan kita memiliki kekuatan untuk menghadapi badai hidup persoalan dalam hidup kita, Tuhan menginginkan kita agar juga agar tidak memiliki kekuatan.
Kekuatan apakah itu?
Kekuatan untuk berbuat dosa. Tuhan menginginkan perubahan dalam hidup kita, yang dulunya biasa-biasa aja kalau berbuat dosa. Tetapi setelah mengenal-Nya, mengenal kasihNya. Kita tak punya kekuatan untuk berbuat dosa lagi.
Karena kita mengasihi Tuhan..

Jika kita bisa hidup sampai sekarang ini, semua karena kekuatan yang telah Tuhan berikan pada kita.

Gbu..Have a lot of strength for God.:)
--------------------

TOKO GROSIR

Sumber : Come and Follow Jesus
Suatu hari dalam perjalanan hidup saya, saya melihat sebuah papan bertuliskan, "Toko Grosir Surga". Ketika saya berjalan dan hendak masuk ke toko itu, pintu segera terbuka dengan begitu lebar. Sementara saya berdiri dalam kebingungan ketika berada dalam toko tersebut, saya melihat banyak malaikat yang berdiri dimana-mana. Salah satu dari mereka memberikan keranjang belanja kepada saya sambil berkata ,

"Anakku, berbelanjalah dan pilih apa saja yang engkau mau, semua kebutuhan orang Kristen tersedia di toko ini dan jika engkau tidak bisa membawa semua belanjaanmu, engkau boleh kembali lagi kesini."

Pertama-tama saya mengambil KESABARAN dan KASIH , karena keduanya berada di rak yang sama. Dibawah rak itu saya melihat PENGERTIAN dan saya pun mengambilnya. "Kau selalu memerlukannya dimanapun kau pergi," kata malaikat yang ada di depan saya.

Saya mengambil 2 kotak KEBIJAKSANAAN dan sekantong IMAN . Saya juga tidak melupakan ROH KUDUS karena itu terletak di setiap tempat di dalam toko itu. Saya berhenti sejenak untuk mengambil sebungkus KEKUATAN dan KETEGUHAN HATI untuk menolong dan memampukan saya melalui perjuangan hidup ini. Meskipun keranjang saya sudah penuh, tetapi saya teringat bahwa saya membutuhkan ANUGERAH .

Saya juga tidak melupakan KESELAMATAN karena saya tahu itu merupakan barang yang gratis di toko tersebut. Saya mengambil lebih , agar bisa membagikannya kepada orang lain yang membutuhkannnya .

Saya berpikir, "ini kan cuma-cuma." Keranjang saya kini benar-benar penuh dan saya berjalan ke kasir untuk membayar belanjaan. Saya berpikir, "Dengan semua yang saya beli, saya pasti bisa menyenangkan Tuhan saya." Di depan kasir saya melihat DOA dan tanpa menunggu lebih lama saya segera mengambilnya karena saya tahu tanpa DOA saya akan segera jatuh dalam pencobaan.

DAMAI dan SUKACITA adalah dua hal penting yang hampir saya lupakan. Saya segera mengambil satu keranjang kecil untuk keduanya dan untuk NYANYIAN PUJIAN .

Pada akhirnya saya berkata kepada malaikat, "Sekarang berapa yang harus saya bayar?" Ia hanya tersenyum dan berkata, " Kamu tinggal membawanya saja."
Sekali lagi saya bertanya dalam kebingungan, "Sungguh, berapa harga semua ini?"
Ia tersenyum dan berkata, "Anakku, bertahun-tahun yang lalu Yesus telah membayar semuanya untuk mu."

Aku terharu, aliran-aliran bening membanjiri mataku.

Di dalam Iman semuanya sudah tersedia bagi kita yang percaya kepada YESUS. Kita tinggal mengambilnya kapan dan berapa banyak yang kita mau. Alkitab berkata bahwa Ia datang supaya kita memiliki hidup dan mempunyainya dalam segala kelimpahan . DIA menjadi miskin agar kita kaya dalam segala hal .

Saat ini "Toko Grosir Sorga" masih terbuka, dan YESUS mengharapkan agar kita semua datang dan menikmati hasil dari pengorbananNYA .

Yakobus 2:(5,)" Dengarkanlah, hai saudara-saudara yang kukasihi! Bukankah Allah memilih orang-orang yang dianggap miskin oleh dunia ini untuk menjadi kaya dalam iman dan menjadi ahli waris Kerajaan yang telah dijanjikan-Nya kepada barangsiapa yang mengasihi Dia?"
--------------------

Kasih Yang Sejati

Sumber : mujizat itu Nyata
Sering kali kita ingin diberkati namun tidak ingin menghasilkan buah Roh Kudus. Yesus menjelaskan bahwa kasih adalah prioritas utama-Nya ketika Dia berkata," Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi."(Yohanes 13:34). Rasul Petrus juga menulis ,"Tetapi yang terutama: kasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa."

Dengan kata lain, kita harus memiliki cinta yang sejati, murni dan sungguh-sungguh kepada orang lain di setiap hal yang kita lakukan. Jika hanya ada satu hal yang dapat kita kelola dalam hidup kita, itu pasti adalah kasih kepada orang lain. Dan tidak mungkin mengasihi orang lain dengan sungguh-sunguh tanpa pemgenalan akan Tuhan, mengasihi dan tahu bahwa Dia mengasihi kita

Banyak orang berpikir iman yang besar adalah tanda kedewasaan rohani seseorang. Tetapi sebenarnya berjalan dalam kasih dengan orang lain adalah ujian bagi kedewasaan seseorang. Jika kita mencintai Tuhan, kita akan memiliki iman di dalam Dia. Alkitab mengajarkan bahwa iman bekerja melalui kasih. Kitab Galatia 5:6 mengatakan,"hanya iman yang bekerja oleh kasih."

" Kasih bukan kata-kata saja atau teori, tetapi sebuah tindakan." Faktanya, Alkitab berkata kita tidak dapat berjalan dalam kasih jika kita melihat saudara kita yang membutuhkan, tetapi tidak melakukan padahal kita mampu menolong mereka (1 Yohanes 3:17).

Yesus juga berkata dalam hukum Taurat dan kitab para nabi diringkas dalam kasih ketika Ia berkata," : "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah:"Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."(Matius 22:37-40).

Dia memberikan firman ini kepada orang yang mengatakan bahwa hukum taurat lebih penting. Kenyataannya, hanya dengan dengan mengasihi Tuhan dan mengasihi orang lain kita bisa memenuhi hukum Tuhan .

Berusaha berjalan dalam iman tanpa mengasihi seperti memiliki sebuah senter tanpa baterai. Kita harus menjaga baterai cinta kita tetap penuh setiap waktu atau iman kita akan padam. Iblis selalu ingin memadamkan cinta yang ada dalam hati kita. Dia ingin kita menjadi egois dan hanya memikirkan diri sendiri. Iblis tahu bahwa iman hanya bekerja bersama dengan kasih dan tanpa kasih iman kita tidak ada artinya. Jadi bagaimana memiliki iman yang bekeja melalui kasih?

I Korintus 13 mengajar kita bahwa "Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu."

Jika kita berjalan bersama Tuhan dan meneladani-Nya dengan mengasihi orang lain, hubungan kita dengan-Nya akan terus menjadi kuat dan hidup kita akan berkelimpahan. Amin
--------------------

SUKACITA SAAT MEREKA MENERIMA TANTANGAN INJIL

Sumber : Elia Stories

Sdri. Diana dan Ibu Gina

Di pagi yang cerah itu, kami memasuki salah satu kamar di RKZ. Ada seorang ibu yang terbaring sakit dan ditemani oleh kedua anaknya yang telah dewasa. Ibu tersebut baru menjalani operasi batu empedu, keenam kalinya dalam beberapa tahun ini. Saat kami berbincang, saya baru mengetahui bahwa dulu dia beragama Katolik, tetapi setelah menikah ia menjadi seorang muslim. Suatu hari suaminya memintanya memakai mukena [kerudung wanita untuk sembahyang] tetapi dia menolak. Sejak itu perlakuan suaminya terhadap dia berubah dan sang suami sering memukulnya tanpa alasan jelas. Ibu tersebut tidak kuat menerima perlakuan ini dan bercerita kepada kakaknya. Kakaknya mengatakan bahwa itu konsekuensinya karena ia menikah dengan orang yang tidak seiman. Begitu jengkelnya terhadap sang suami, sampai-sampai ibu itu menyumpahi suaminya kelak akan mati saat mengendarai mobil. Suaminya benar-benar meninggal terkena serangan jantung saat mengendarai mobil.

Dia masih menyimpan sakit hati dan kebencian yang mendalam terhadap suaminya sampai setelah suaminya meninggalpun ia masih tidak bisa mengampuninya. Ia menceritakan kisah hidupnya kepada kami dengan berlinangan air mata. Saat dia bercerita, saya berdoa pada Tuhan, apa yang harus saya katakan pada ibu itu? Ketika dia berhenti bercerita, saya meyakinkannya bahwa kitapun juga telah menyakiti hati Seseorang namun Dia masih mau mengampuni kita. Dialah Yesus Kristus. Saya juga menekankan bahwa ada keselamatan bagi setiap orang yang mau mengaku dosa, percaya dan menerimaNya sebagai Tuhan dan Juruselamatnya secara pribadi. Sayapun menantang dia untuk menerima Tuhan Yesus. Puji Tuhan! Ibu tersebut bersedia menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya secara pribadi. Lalu saya membimbing dia berdoa.

Sementara memberitakan Injil kepada Ibu itu, kedua anaknya datang. Saya mengulang kembali berita Injil tetapi saya tidak langsung menantang mereka menerima Kristus. Tetapi tiba-tiba saya teringat akan ucapan Pak Joseph bahwa jika ada kesempatan, kita harus menantang orang itu untuk menerima Kristus. Akhirnya, saya menantang mereka juga untuk menerima Kristus. Puji Tuhan, mereka mau menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat mereka secara pribadi. Sungguh hati kami bersukacita tatkala melihat satu keluarga ini diselamatkan dan terlebih lagi boleh melihat pekerjaan Tuhan dinyatakan. Segala kemuliaan hanya bagi Tuhan.

Amin.

Sumber: Tell The Truth Edisi 37, Desember 2009, Warta Tim Kerja Penginjilan GRII – Andhika

Artikel Lain:

- Allah-Allahku Mengapa Engkau Meninggalkan Aku

- Disidang Karena Memberitakan Injil

Renungan: Pekerja Organisasi Bantuan Kristen Dibunuh

Mauritania

christopher.jpgChristoper Leggett (39) seorang pekerja organisasi bantuan Kristen berkebangsaan Amerika yang tinggal di Mauritania, ditembah dan terbunuh pada 23 Juni di kota Nouakchott, ibukota negara. Dua hari kemudian, TV Al-Jazeera menerima pernyataan lewat audio dari kelompok Al-Qaeda menyatakan bahwa “dua laskar Islamic Maghreb pada hari Selasa pagi pukul 08.00 berhasil membunuh soerang kafir Amerika, Christopher Leggett.”

Christopher bekerja bagi sebuah organisasi non pemerintah di Mauritania yang memberi pelatihan dan memperlengkapi mantan narapidana dengan berbagai pengetahuan untuk bisa kembali ke masyarakat. Ia juga mengawasi sebuah program pinjaman mikro yang membantu perkembangan usaha kecil. Ia, istrinya dan keempat anaknya telah tinggal di Mauritania selama tujuh tahun lebih.

Lebih dari 100 orang menghadiri ibadah kematiannya di Cleveland, Tennessee, dimana ia besar. Di ibadah itu ayahnya berkata, “Pengharapan terbesar keluarga kami adalah Chris tidak akan mati sia-sia, tetapi melalui kematian jasmaninya, ribuan akan terus ditantang untuk bergabung dengannya dalam membagikan kasih Allah.”

Source:

Buletin KDP (Kasih Dalam Perbuatan) Edisi Desember 2009

P.O. Box 1411

Surabaya 60014

SURAT PILATUS KEPADA KAISAR TIBERIUS

Ternyata selama masa pemerintahannya sebagai Gubernur Yudea, Pontius Pilatus pernah menulis sebuah surat kepada Kaisar Tiberius di Roma melaporkan mengenai aktivitas dari pelayanan Yesus. Surat ini ditulisnya pada tahun 32 AD. Berikut adalah isi suratnya : Kepada Yang Mulia Kaisar Tiberius ... Seorang anak muda telah muncul di Galilea dan atas nama Elohim yang mengutusnya, Dia telah berkhotbah dalam sebuah hukum yang baru, dengan perilaku yang rendah hati. Pada mulanya saya mengira tujuan-Nya adalah untuk menimbulkan gerakan revolusi rakyat untuk melawan pemerintahan Roma. Dugaan saya keliru, Yesus Orang Nazaret itu ternyata bergaul lebih akrab dengan orang Romawi daripada dengan orang Yahudi. Suatu hari saya memperhatikan, ada seorang anak muda di antara sekelompok orang, sedang bersandar pada sebatang pohon dan berbicara dengan tenang kepada kumpulan orang banyak yang mengelilingi-Nya. Orang-orang mengatakan kepada saya bahwa itulah Yesus. Terdapat perbedaan yang jelas antara Dia dan orang-orang yang mengelilingi-Nya. Dari rambut dan janggutnya yang pirang, Ia kelihatan seperti "Tuhan" (Lord). Ia berumur sekitar 30 tahun, dan saya belum pernah melihat orang dengan wajah sedemikian simpatik dan menyenangkan seperti Dia. Apa yang membuat Ia kelihatan begitu berbeda dengan orang-orang yang sedang mendengarkan-Nya adalah pada wajah-Nya yang ceria. Karena saya tidak ingin mengganggu-Nya, saya meneruskan perjalanan saya, tetapi saya menyuruh sekretaris saya untuk bergabung dengan mereka dan turut mendengarkan pengajaran-Nya. Kemudian sekretaris saya melaporkan bahwa belum pernah ia membaca karya-karya ahli filsafat manapun yang dapat disejajarkan dengan ajaran Orang itu, dan bahwa Orang itu (Yesus) sama sekali tidak membawa orang ke jalan yang sesat, dan tidak pula menjadi penghasut. Oleh karena itulah kami memutuskan untuk membiarkan-Nya. Ia bebas untuk melakukan kegiatan-Nya berbicara dan mengumpulkan orang. Kebebasan yang tidak terbatas ini menggusarkan orang-orang Yahudi dan menimbulkan kemarahan mereka. Ia tidak menyusahkan orang miskin, tetapi merangsang kemarahan orang-orang kaya dan para tokoh masyarakat. Kemudian saya menulis surat kepada Yesus, meminta Ia untuk diwawancarai dalam suatu pertemuan. Ia datang. Pada saat Orang Nazaret itu tiba, saya sedang melakukan jalan pagi. Dan ketika saya memperhatikan-Nya, saya begitu tertegun. Kedua kaki saya serasa dibelenggu oleh rantai besi yang terikat pada lantai batu pualam. Seluruh tubuh saya gemetar bagaikan seorang yang bersalah berat. Namun Ia tenang saja. Tanpa beranjak, saya begitu terpukau dengan orang yang luarbiasa ini beberapa saat. Tidak ada yang tidak menyenangkan pada penampilan atau perilaku-Nya. Selama kehadiran-Nya saya menaruh hormat dan respek yang mendalam pada diri-Nya. Saya katakan kepada-Nya bahwa pada diri dan kepribadian-Nya terdapat sesuatu yang memancar dan menunjukkan kesederhanaan yang memukau, yang menempatkan Ia di atas para ahli filsafat dan cendekiawan masa kini. Ia meninggalkan kesan yang mendalam pada kami semua karena sikap-Nya yang simpatik, sederhana, rendah hati, dan penuh kasih. Saya telah meluangkan banyak waktu untuk mengamati aktivitas pelayanan menyangkut Yesus dari Nazaret ini. Pendapat saya adalah : Seseorang yang mampu mengubah air menjadi anggur, menyembuhkan orang sakit, menghidupkan orang mati, dan menenangkan gelombang laut, tidak bersalah sebagai pelaku perbuatan kriminal sebagaimana dituduhkan oleh orang banyak. Kami harus mengakui bahwa sesungguhnya Ia adalah Putra Elohim. Pelayan anda yang setia, Pontius Pilatus. Surat di atas tersimpan di Perpustakaan Kepausan di Vatikan, dan salinannya mungkin dapat diperoleh di Perpustakaan Kongres Amerika. Dari surat di atas, tahulah kita mengapa Pilatus "tidak berani" menjatuhkan vonis hukuman mati atas Yesus (Matius 27:24, Yohanes 18 : 31-40 dan 19 : 4,6 - 16)

PEREMPUAN ITU KU PANGGIL MAMA

Perempuan itu ku panggil Mama Yang setiap malam selalu terjaga saat hati sibuah hatinya sedang gelisah... Perempuan itu ku panggil Mama Yang selalu sibuk di subuh hari untuk menyiapkan sarapan dan keperluan sibuah hatinya... Perempuan itu ku panggil Mama Yang selalu mengajariku untuk menjadi bijaksana,... Yang selalu mengajariku untuk selalu dekat dengan Sang Khalik... Perempuan itu ku panggil Mama Yang selalu turut merasakan kesusahanku,.. Yang selalu barusaha memenuhi kebutuhanku... Perempuan itu ku panggil Mama Yang selalu mengkhawatirkan keadaanku saat ku jauh,.. Yang selalu menanyaiku dengan penuh kasih saat ku murung... Perempuan itu ku panggil Mama Yang saat penyakit itu bersarang ditubuhnya dan kubisikan: mama izinkan aku untuk merawatmu dan menjagaimu... Perempuan itu ku panggil Mama Yang yang terbaring lamah di pembaringan... Perempuan itu ku panggil Mama Yang dengan lemah berusaha duduk di pembaringan dan mengatakan pesan terakhirnya kepadaku: "RIS MARI BERBAGI DENGAN MAMA DALAM HIDUPMU"... Perempuan itu ku panggil Mama Yang di saat-saat terakhir hidupnya masih memintaku untuk bernyanyi memuju Sang Khalik serta bertelut dan berdoa untuknya... Perempuan itu ku panggil Mama Yang malam itu tarikan napasnya semakin berat.... Perempuan itu ku panggil mama Yang saat itu kubertelut di kakinya sambil memanjatkan doa: TUHAN KUMOHON KEBESARAN KASIHMU DAN MUJIZATMU UNTUK KESEMBUHAN DAN MEMBERI PANJANG UMUR BAGI MAMAKU TERCINTA... Perempuan itu ku panggil Mama Yang disaat-saat terakhir hidupnya ku bersujud di kakinya sambil menangis dan memeohon ampun atas semua dosa dan kesalahan yang pernah kubuat selama hidupku bersamanya... Perempuan itu ku panggil Mama Yang mengatakan kepadaku: RIS MAMA CAPEK DAN MAMA INGIN ISTIRAHAT... Perempuan itu ku panggil Mama Yang kubisikan: MAMA, KALAU MAMA CAPEK BERISTIRAHATLAH MAMA......... Perempuan itu ku panggil Mama Yang saat detik - detik terakhir tarikan napasnya, aku masih tetap besujud di kakinya sambil meneteskan air mataku ke kakinya sambil berkata: MAMAKU, TOLONG RASAKAN BETAPA AKU SANGAT MENYAYANGI MAMA LEWAT HANGATNYA AIR MATAKU YANG MENETES DI KAKI MAMA INI... Perempuan itu ku panggil Mama Yang kasih sayangku kepadanya dikalahkan oleh kasih sayang Sang khalik kepada mamaku, sehingga saat itu juga mamaku menghembuskan napasnya yang terakhir untuk pergi menghadap Sang Khalik, untuk pergi meninggalkan kami selamanya dan untuk mengakhiri segala penderitaan hidupnya di dunia ini... Perempuan itu ku panggil Mama yang disaat tubuhnya terbujur kaku dan dingin, kucium mamaku sambil berbisik: MAMAKU TERSAYANG, KASIH SAYANG MAMA KEPADAKU AKAN TETAP MENJADI BINTANG DI DALAM HATIKU YANG AKAN TETAP BERSINAR DAN SINAR KASIH SAYANG ITU AKAN TETAP KUPANCARKAN KEPADA SEMUA ADIK - ADIKU, SAUDARA - SAUDARAKU, DAN SEMUA ORANG YANG BERADA DI SEKITARKU AGAR MEREKA TAHU BAHWA MAMAKU ADALAH FIGUR YANG TERBAIK DAN YANG TELAH MENDIDIKKU MENJADI MANUSIA YANG BIJAKSANA... Perempuan itu ku panggil Mama yang selalu menyebut namaku di dalam setiap doanya Perempuan itu kupanggil Mama Yang kini menetap disurga bersama Sang Khalik yang mengasihinya... TERIMA KASIH MAMAKU TERCINTA, ATAS SEMUA KEHIDUPAN YANG INDAH, YANG TELAH KAU HADIRKAN SELAMA ENGKAU BERSAMAKU DI DUNIA INI........ LIWAT HEMBUSAN NAPASKU SERTA DOAKU, KU TITIPKAN CIUM YANG PALING MANIS UNTUK MAMA DI SURGA SANA....... (Untuk mengenang mamaku yang meninggal tanggal 5 Mei 2009 di Ambon) Anakmu Richard Sahetapy yang Kau panggil RIS

SENG ADA MAMA LAI

SU SENG ADA MAMA LAI PAR BIKING COLO - COLO SU SENG ADA MAMA LAI PAR TUANG PAPEDA DI SEMPE SU SENG ADA MAMA LAI PAR ATOR MAKAN DI MEJA MAKAN SU SENG ADA MAMA LAI PAR CUCI BETA PUNG PAKIAN SU SENG ADA MAMA LAI PAR DENGAR BETA PUNG SUSAH SU SENG ADA MAMA LAI PAR JAGA BETA WAKTU SAKIT MAMAE.... PAR APA LAI BETA PULANG KA RUMAH TUA KALO MAMA SU SENG ADA PAR LIA BETA PAR APALAI BETA DUDU DI MEJA MAKAN KALO MAMA PUNG TAMPA GARAM SU SENG ADA PAR SAPA LAI BETA MAU MANYANYI KALO MAMA SU SENG ADA PAR DENGAR... SIOOO MAMA E.... MAMA SU JAUH DARI BETA DENG BASUDARA MAMA SU TENANG DI TETEMANIS PUNG PANGKO TAPI MAMA PUNG PASANG DENG MAMA PUNG DOA TETAP JADI BINTANG YANG BERSINAR DI BETA PUNG HATI SELAMA HIDOP DI DUNIA. JUST FOR MY LOVE MAMA

Glitter Text
Make your own Glitter Graphics

Yesus Manis